Ini hari kedua aku menginjakkan kaki di BTP. Tepatnya di rumah kontrakkan saudari Ain dan Sari. Mau ngapain?? he..he..mau numpang nyuci neh… Hari pertama disini, aku dan saudari Ain kaya’ masuk rumah kosong. Halaman rumah yang penuh dedaunan kering menandakan rumah ini jarang dihuni, bahkan mungkin jarang dikunjungi. Fiuhhh…harus segera dibersihkan neh.. tapi berhubung hari sudah malam, beres-beres rumahnya besok pagi saja. OL lah kita malam itu, walaupun loadingnya lama minta ampun.
Esoknya, aku bangun jam 8 pagi. Segera melakukan aktivitas utama yaitu mencuci. Kuclek..kuclek…kuclek… dan akhirnya selesai. Lalu, aku segera menyantap mie instan olahan Indah Yuniarty dan tak lupa mencuci piring. Mmmm..istirahat sebentar dan berniat untuk menyapu halaman, tapi rasa malasku mulai kambuh. Ain meninggalkanku sendirian dirumah ini. Akhirnya, kegiatanku beralih ke nonton film yang ujung-ujungnya aku malah ketiduran. Hari sudah menjelang sore. Tiba-tiba, aku mendengar suara motor yang memasuki halaman rumah. Mengintip sebentar dan aku langsung mengenal sosok pria kebapakan itu. Pacenya ain…kataku dalam hati. Baru saja sampai, beliau langsung membersihkan halaman rumah. Aku jadi tidak enak. Maaf… lima belas menit kemudian, ain dan isal datang. Mereka membawakanku makanan. Asal anda-anda tahu, aku belum makan siang.
Malam kedua aku di BTP. Hanya aku dan isal. Ain tak bisa menginap karena ia harus mengurus adiknya, Ari. Aku tidur lagi setelah menonton Coffee Prince (drama korea yang ditayangkan pukul 16:30). Tidur hingga malam menjelang. Pukul 20:00 aku terbangun. Baru beberapa menit mengumpulkan ruh-ruh yang gentayangan, lampu seluruh BTP (kayanya) mati. Haaaahhh… Segera aku mengSMS kanda Cokke agar segera pulang. “Kak Cokke..where are u??cptmi plg ke btp.. Mati lampu dsn.. Kami takut..” SMS tadi memang agak berlebihan tapi kami memang benar-benar takut. Sekitar 20 menit kami berdiam didalam rumah, akhirnya lampunya menyala juga. Fiuhhh….leganya… Dan kanda Cokke pun datang. Malam makin larut. Pukul 22:00, kanda Taro, Diman, Rolly dan Alam datang. Mereka hendak bermain playstation.
Keesokan harinya (lagi), aku kembali berkutat dengan laptop dan gamesnya..sekalian aku online juga. Untungnya, loadingnya sudah lumayan lancar ketimbang hari kemarin. Makanya tulisan ini bisa diposting hehe… Yah..walopun sempat tersendat-sendat soalnya masih sibuk goreng pisang sama masak mie instan.
BTP (Bumi Tamalanrea Permai) – Kontrakkan Ain & Sari pukul 16:56