Semua Tentang Kita

August 28, 2008

Dan Koe Berhenti Berharap

Filed under: Hari-hari Koe — Lilies @ 4:31 AM

Kemarin, saya sempat mengobrol dengan seorang teman. Teman yang sudah saya kenal (baik) dalam dua tahun terakhir ini. Ia mencurahkan sedikit kegundahan yang dialaminya. Mungkin ia punya sedikit rasa kepercayaan kepada saya, hingga ia mau berbagi dengan saya. Namun inti dari semua ini bukanlah tentang seorang teman tadi. Biarkanlah saya dan memori diotak saya menyimpannya dalam2 tentang apa yang dilanda seorang teman saya itu.
Diakhir pembicaraan, saya sempat bergumam “mengapa dalam suatu hubungan ada saat dimana kita harus menjauh sebentar satu sama lain?”. Sang teman lalu berkata kalau dia pernah menjadikan ini sebagai topik tulisannya. Ada 3 alasan untuk menjawab pertanyaan diatas yaitu karena jarak, waktu dan usia. Jarak misalnya, bisa menjadi penghalang untuk bertemunya dua sahabat. Entah itu antara anyer dan jakarta atau antara pulau sumatera dan sulawesi atau benua asia dan amerika. Lalu, tak ada waktu yang cocok untuk bertatap muka langsung dan mengobrol atau hanya sekedar bersua sejenak. Dan usia yang semakin hari semakin bertambah, hingga masalah hidup pun semakin menumpuk. Dan ini semua tak menutup kemungkinan, persahabatan yang telah dijalin sekian lama akan mengalami masa kritisnya. Saya sempat merenunginya sejenak. Mencoba mengenang kembali kejadian dengan sang kawan, yang saat ini aku sedang “bermasalah” dengannya. Sebenarnya, tak ada yang salah dengan pertemanan kami. Sama sekali tak ada yang salah, hingga ia tiba-tiba seperti menjauh. Menjauh dari semua yang berhubungan dengan apa yang saya lakukan. Mungkinkah saya telah berbuat kesalahan yang tidak saya sengaja? Maaf…saya hanya manusia biasa. Saya mohon, bicaralah jika saya salah…
Ada satu alasan lain tentang pertanyaan diatas: mungkin karena saya terlalu dekat dengan dia, sang kawan. Apa harus kalau kita memang sangat dekat dengan kawan atau teman kita, lalu suatu saat kita harus menghadapi kenyataan bahwa dia akan menjauh dari kita. Atau hanya sebagian orang yang menghadapi itu?
Tapi apapun itu, saya sudah tak sanggup lagi menghadapi semuanya. Mungkin saya yang terlalu tolol karena tak bisa menghadapi dan mengatasi apa yang sudah terjadi ini. Saya telah temukan solusi untuk diri saya sendiri. Saya harus BERHENTI BERHARAP. Berhenti berharap akan semua harapan yang selama ini saya jaga. Berhenti berharap dari semuanya. Apapun itu, semua yang berhubungan dengannya. Saya dibilang Pengecut??? Hmmm…lebih pengecut lagi jika meninggalkan teman tanpa alasan.

August 27, 2008

P A S R A H

Filed under: Sedikit Inspirasi — Lilies @ 4:16 AM
sungguh...

sungguh...

Nuraniku berkata
Aku amat mengaguminya
Sekedar kagum saja
Dan ini bukan cinta
Seperti yang orang-orang kata

Meski begitu,
Aku bahagia bila berada didekatnya
Namun, kadang emosi di hati ini tercipta
Karena aku begitu susah untuk mendekatinya
Padahal kasih sayang ini senantiasa ku sisipkan untuknya
Kasih sayang abadi nan jaya

Akhirnya aku menyerah sepenuhnya
Ku coba yakinkan jiwa raga
Jika ini hanyalah palsu belaka
Memang,
Terkadang keadaan tak sejalan dengan rasio kita

Ruang 107, 060508

August 22, 2008

Tugas Kelas Menulis Yang Tak Kunjung Selesai

Filed under: Hari-hari Koe — Lilies @ 5:25 AM

Sudah dua minggu saya dan teman-teman (Isal, Mba, Debra dan Ain) tak menghadiri kelas menulis di Inninawa. Kelas menulis ini diadakan oleh Panyingkul! Dibawah bimbingan Kanda Aan Mansyur dan Kanda Nurhady. Awal mulanya kami layaknya dijebak untuk mengikuti kelas menulis ini. Aku dan teman-teman mengira kalau kami ini mewakili KOSMIK, himpunan anak Ilmu Komunikasi, untuk mengikuti kelas menulis tesebut. Tapi ternyata, ketika kami tengah dalam perjalanan menuju Inninawa, Debra memberi tahu kami kalau kami akan mewakili Liga Film. Oh..aku dan teman-teman sempat shock sesaat. Sebagian dari kami bukan anggota dari Liga Film Makassar (LFM).

Namun akhirnya, kami tetap mengikuti kelas menulis itu. Tak ada salahnya kan? Kami bisa menambah ilmu disana, juga bisa memperluas jaringan dengan penulis-penulis yang sudah punya jam terbang tinggi. Kelas menulis ini hanya diadakan satu bulan lamanya. Jika kami telah kehabisan pertanyaan untuk memperluas pengetahuan kami tentang menulis, maka kelas menulis ini akan selesai.

Tugas pertama yang diberikan adalah menceritakan tentang diri sendiri dengan jumlah 500 kata. Sebenarnya, cerita tentang diriku sendiri sudah terselesaikan sebelum tugas ini diberikan. Aku tinggal mengkopi di halaman blogku. Nah..kali ini tugas kedua dan ketiga tak kunjung selesai. Entah kenapa, dua hingga tiga minggu terakhir ini aku malas sekali menulis. Ide-ide yang sempat nyantol dikepala hilang semua. Alhasil, tugas-tugas itu masih setengah jadi. Tak ada semangat untuk melanjutkan kembali.

August 19, 2008

Untuk Mama TerCINTA

Filed under: Sedikit Inspirasi — Lilies @ 2:42 AM

Mama ….

Adalah sosok manusia yang begitu mulia di bumi-Nya. Tak akan pernah ada makhluk Tuhan yang mengalahkan cintanya. Cinta yang mengalir tulus dan tanpa pamrih. Cinta yang akan selalu terpatri dihati dan akan tetap bersemi abadi. Hati siapa pun, termasuk hati kecil ini yang tengah menuangkan kekaguman yang begitu dalam kepadanya. Kupersembahkan rangkaian kata-kata ini untuk mama tercinta yang jauh disana. Akan kuseberangi lautan luas untuk menemuinya.

Suatu waktu aku punya khalayan. Dapat warisan pintu ajaib dari doraemon. Begitu bahagianya diri ini. Aku bisa kemana saja tanpa ada hambatan apapun. Juga ketika aku ingin bertemu sang mama. Tak perlu repot-repot menyebrangi lautan luas. Hanya sekali melangkah dan kedua tanganku sudah melingkar di pundak mama. Namun, sekali khalayan tetaplah khalayan. Walau angan sudah terbang setinggi langit, tapi tetap akan mendarat juga.

Dan akhirnya, aku harus kembali pada kenyataan. Dimana diri ini akan jarang melihat mama dan merasakan pelukan hangatnya. Meski begitu, aku tahu bahwa kasih sayangnya akan selalu tercurah lewat doa-doanya. Doa yang akan selalu mengalir deras dari bibir indahnya. Doa yang tak pernah bosan ia lantunkan untuk anak-anak tercintanya.

Mama adalah seseorang yang telah mengandung, melahirkan serta membesarkan aku hingga dewasa ini. Mengajarkanku tentang kehidupan, menasihatiku ketika berbuat kesalahan dan membimbingku ketika aku salah jalan. Mama adalah sahabat terbaikku. Curahan hatiku selalu tertuju padanya. Beliau adalah pendengar terbaikku, sekaligus pemberi solusi jitu atas keluhanku.

Tulisan ini adalah tugas yang tak terkumpulkan.

I Love U Mama… Forever!!!!

August 11, 2008

Terima Kasih… Dan Maaf

Filed under: Sedikit Inspirasi — Lilies @ 4:58 AM

Terima kasih telah menjadi teman yang setia

Terima kasih telah berbagi segalanya

Terima kasih telah membantu wujudkan asa

Terima kasih telah membuat hari-hari penuh canda tawa

Terima kasih telah menjadi sahabat yang sebenarnya

Terima kasih telah menjadi ruang atas semua masalah

Terima kasih atas perhatian yang selalu sejukkan jiwa

Terima kasih atas dukungan yang begitu melimpah

Jutaan kata terima kasih untuk semua peristiwa mengagumkan yang kita lewati bersama

Maaf jika tak bisa menjadi teman yang semestinya

Maaf jika tak rela untuk membagi cinta

Maaf jika tak ingin untuk berbagi cerita

Maaf jika tindakan yang tercipta sisipkan rasa kecewa

Maaf jika tak dapat menjadi sahabat seutuhnya

Maaf jika tak dapat menjadi pendengar semua keluh kesah

Maaf jika tak dapat menjadi pemicu semangat ketika lengah

Maaf jika terjadi kesalahpahaman diantara kita

Jutaan kata maaf untuk segala kesalahan yang tidak disengaja

Rangkaian kata ini didedikasikan untuk semua teman, sahabat dan saudaraku yang senantiasa atau masih berusaha memahami diri ini. Terima kasih dan maaf atas semua yang telah dan akan terjadi. FIGHTING!!!!

Pdk Al-Khaer C.03

Pukul 1:06 am

AKU, SANG PEMIMPI!!!

Filed under: Sedikit Inspirasi — Lilies @ 4:41 AM

Sepi kembali menjelajahi bumi
Kembali menelantarkan jiwa-jiwa sang pemimpi
Kembali memberi ruang imajinasi sang pemimpi
Akankah jiwa-jiwa itu terdampar dipulau bernama imajinasi?
Atau hanya sebagian jiwa yang menemukannya?

Aku adalah satu dari ribuan jiwa sang pemimpi
Tanpa aku harus mencari
Aku selalu menemukan pulau imajinasi
Bahkan ketika sepi belum merajai bumi

Aku adalah satu dari ribuan jiwa sang pemimpi
Pemimpi yang terlalu larut dalam buaian mimpi
Tak pernah terlintas untuk memenuhi
Dan akhirnya akan menjadi sekedar mimpi

Pdk Al-Khaer 060808
pukul 1:12 am

Direvisi di Pdk Al-Khaer 100808
pukul 10:35

August 8, 2008

The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor

Filed under: FiLmOvIes — Lilies @ 6:58 AM

Pemain : Brendan Fraser, Jet Li, Mario Bello, Luke Ford

Awalnya sempat kecewa waktu tau kalo Rachel Weisz (pemeran Evelyn di 2 film The Mummy sebelumnya) ga main di The Mummy:Tomb of The Dragon Emperor ini. Untungnya, kecewa itu tergantikan dengan alur cerita dan special effect yang mengagumkan sepanjang film ini diputar.

Petualangan melawan Mummy dimulai ketika Rick O’COnnel (Brendan Fraser) dan Istrinya Evelyn (Mario Bello) terjebak dalam sebuah museum di Shang Hai. Mereka datang ke Cina dengan tujuan mengembalikan sebuah artifak dari Inggris ke Cina. Artifak ini dipercaya dapat membangkitkan Kaisar Han yang sudah menjadi sebuah patung. Penggalian kubur Kaisar Han ini dilakukan oleh anak mereka Alex (Luke Ford) bersama tim arkeologinya. Di tengah dan akhir film, manusia salju atau Yeti akan hadir meramaikan petualangan O’Connel sekeluarga.

August 6, 2008

AKU BISA TANPAMU

Filed under: Sedikit Inspirasi — Lilies @ 2:23 AM

Deburan ombak menghantam keras kenanganmu di bibir pantai

Memecahnya menjadi dua bagian

Menenggelamkan salah satunya hingga ke dasar lautan

Aku tak ingin meraih

Aku tak ingin mengikuti

Karena raga ini tak mampu melakoni

Kubiarkan setengah kenanganmu disana

Terkikis… Habis…

Lalu…

Desiran angin menghapus jejak kakimu di pasir pantai

Tak ada yang tersisa

Berbaur dengan jejak-jejak kaki lainnya

Aku berusaha acuh

Dan aku pun acuh

Meski mulanya ragu

Kutinggalkan jejak kakimu disana

Hingga angin membawanya terbang… Melayang…

Giliran otakku membunuh semua tentangmu

Merobek semua rasa yang hidup dihatiku

Dan merangkai kembali rasa baru

Memang tak semudah itu

Tapi aku punya banyak waktu

Untuk mencoba melakukan itu

Pdk Al-Khaer 060808

pukul 12:52

August 3, 2008

Cause Love isn’t For Me & You

Filed under: Sedikit Inspirasi — Lilies @ 5:44 AM

Potongan lagu USHER-Separated

If love was a bird

Then we wouldn’t have wings

If love was a sky

We’d be blue

If love was a choir

You and I could never sing

Cause love isn’t for me and you

If love was an Oscar

You and I could never win

Cause we can never act out our parts

If love is the Bible

Then we are lost in sin

Because its not in our hearts

So why don’t you go your way

And I’ll go mine

Live your life, and I’ll live mine

Baby you’ll do well, and I’ll be fine

Cause we’re better off, separated

If love was a fire

Then we have lost the spark

Love never felt so cold

If love was a light

Then we’re lost in the dark

Left with no one to hold

If love was a sport

We’re not on the same team

You and I are destined to lose

If love was an ocean

Then we are just a stream

Cause love isn’t for me and you

So why don’t you go your way

And I’ll go mine

Live your life, and I’ll live mine

Baby you’ll do well, and I’ll be fine

Cause we’re better off, separated

Blog at WordPress.com.